Cara jadi guru privat merupakan salah satu pekerjaan paling menyenangkan di dunia. Apalagi jika dibandingkan dengan guru kelas, setidaknya begitulah menurut saya. Sejak zaman kuliah saya sudah menjadi guru privat. Pengalaman saya menjadi guru privat selama 4 tahun memberikan saya pemahaman mengenai bagaimana caranya menjadi guru les privat dan yang terutama mempersiapkan diri dan juga mental setelah itu barulah daftar jadi guru privat. Berikut saya jelaskan kelebihan bekerja jadi guru les privat.

  1. Murid yang sedikit. Sebagai guru les privat kita hanya mengajar satu siswa. Ini hal yang sangat menyenangkan. Kita hanya harus memahami satu karakter siswa. Bandingkan dengan guru kelas yang harus memahami puluhan karakter siswa (30-50 siswa). Hal ini akan mempengaruhi dan menentukan teknik mengajar yang kita lakukan.
  2. Bayaran yang Memuaskan. Mengajar satu orang anak dengan waktu 90 menit kita bisa mendapatkan bayaran yang memuaskan. Bandingkan dengan gaji guru honorer di sekolah negeri yang rata-rata dibayar dalam setiap pertemuan perkelas. Makanya bidang pekerjaan ini sangat laris di mata para mahasiswa.
  3. Makan gratis. Ini nih momen yang paling menyenangkan sebagai guru les privat. Setelah mengajar sering sekali kita disuruh makan atau pada saat ngajar sering sekali sudah disediakan cemilan. Jangan ragu, jangan jaim, itu rezeki. Wajib diterima. Tuan rumah malah senang jika makanan yang disajikan dicicipi dan disantap dengan lahap.
  4. Tidak perlu track record. Modal jagi guru les hanya dua, kesempatan, nekat , kemampuan didalam mengajar.
  5. Kerjaan santai dan flexible. Hampir saya pastikan bahwa guru les privat kebanyakan berperan sebagai teman curhat dibandingkan menjadi benar-benar “guru”. Nyantai kan? dari 90 menit waktu tatap muka, alokasi waktu curhat bisa mencapai 30-90 menit. Kita juga tidak harus dibebani untuk membuat RPP, standar penilaian, dll.

Berikut tips-tips yang dapat saya berikan agar kita menjadi guru les privat yang keren. Disukai siswa, dicintai orang tua siswa dan bakalan kebanjiran pekerjaan.

1. Jaga Penampilan, Penampilan adalah hal pertama yang harus kita perhatikan. Apalagi pada hari pertama mau mengajar. Ingatlah bahwa “kesan pertama yang dilihat oleh orang tua murid dan siswa, selanjutnya terserah anda”. Memang harus diakui jika pakaian mahasiswa yang layak pakai dan sopan bisa dihitung dengan jari, tapi usahakanlah menggunakan pakaian yang pantas dan memantaskan diri. Coba mandi dahulu sebelum mengajar, pakai pakaian yang bersih, sisir rapi, dan pakai minyak wangi. Tapi harus diingat juga jangan sampai terlalu banyak menggunakan minyak wanginya. Bisa-bisa dianggap bukan mau mengajar, tapi dikira mau nonton kongser atau mau ke pesta. Selain itu wangi parfum yang berlebihan bisa mengganggu konsentrasi siswa dalam belajar.

2. Siapkan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran.

Dalam mengajar terserah kalian saja bagaimana cara metode mengajar kalian baik itu sambil bercerita dulu ataupun memberikan kuis dll intinya jadilah guru yang dapat menginspirasi. Lalu sesekali coba lakukanlah praktikum ketika mengajar. Nggak susah kok. Kita pakai saja alat-alat dan bahan yang terdapat di rumahnya, yang penting ada kemauan. Malah bisa juga diajak masak bareng, diajak memelihara ikan hias untuk mempelajari mahluk hidup, atau berbincang keadaan zaman sekarang baik teknologinya dan juga perkembangan zaman dll.

3. Mulai Pembelajaran dengan Doa dan Curhat. Waduh ngeyel ini! Kok harus curhat-curhatan? Ya tidak ada larangannya kan? Sekalian kita juga bisa curcol. Mulailah kegiatan pembelajaran dengan kegiatan berdoa bersama. Lalu tanyakan dulu apa yang telah dilakukannya di sekolah hari ini? Bagaimana keadaan pacarnya? Ada hal menarik apa di sekolah? dll. Biarkan dia merasa anda adalah temannya yang nyaman dan dapat dipercaya. Pada pertemuan pertama mungkin anda tidak bisa memaksanya untuk curhat terlebih dahulu. Cobalah pancing kemampuan dia dalam berbicara dan berpendapat. Mulailah ceritakan diri anda sendiri, ceritakan hal lucu yang pernah anda alami, atau ceritakan bagaimana masa lalu kalian secara jujur sehingga semakin membangun komunikasi anda dengan mereka.

4. Anda adalah Teman Belajar, Bukan Guru Kelas Ayolah kawan, sadarlah. Jangan terlalu idealis, sampai-sampai kamu juga ikut-ikutan memberikan pekerjaan rumah (PR) untuk murid kamu. Mereka sudah stres dengan jadwal les musik, bimbingan belajar, tugas sekolah yang menumpuk. Lalu mengapa kamu harus ikut-ikutan menambah beban mereka? Sebenarnya seorang guru les privat bukanlah benar-benar seorang guru. Tugas utama guru les privat adalah sebagai teman belajar siswa. Kamu harus menjadi orang yang paling mengerti kebutuhan siswa akan pendidikan, paling mengerti akan kesulitannya dalam pembelajaran dan paling mengerti dalam masalah pergaulannya di sekolah. Ingat, kamu adalah temannya, bukan juga orang tuanya. Jadi tak perlu marah atau pun menunjukkan muka kesal jika siswa kamu mendapatkan nilai yang kurang memuaskan, be calm dan teruslah berusaha bimbing mereka dan jangan putus asa karena belajar itu proses dari yang tidak bisa menjadi bisa.

5. Tanamkan Sikap Moral dan Bangun Karakternya Apa tujuan kita jadi guru les privat dia? Ingin membuat dia pintar? Ingin membuat dia dapat nilai bagus? Kakak-kakak semua, anak pintar sekarang itu sudah banyak di Indonesia, yang dibutuhkan sekarang itu siswa yang jujur, terbuka, pantang menyerah dan ramah. Bentuk karakternya, itu yang susah. Kalau mau dapat nilai bagus gampang, suruh saja menghapal dan mengerjakan soal-soal latihan. Pasti hasilnya akan bagus. Pakai sistem kebut semalam saja bisa. Tapi untuk membentuk karakter, akan memerlukan waktu yang lama. Bertahun-tahun. Cobalah tunjukkan sikap yang terpuji, jangan pernah telihat cemberut di depan siswa. Jadilah aktor yang baik. Selalu tersenyum, memberi semangat dan memuji. Jika dia salah berikan koreksi yang lembut dan sesuai dengan karakternya.

6. Belajar Jangan Hanya Dirumahnya, Siswa tidak semangat dalam belajar? Tidak mau memperhatikan? Selalu melamun? Coba deh ajak belajar di taman, di kampus kamu atau di kafe. Dinding-dinding rumahlah yang kadang menjadi pembatas pemikiran siswa. Dia sudah jenuh dengan lingkungan berdinding tebal setiap harinya. Buatlah suatu solusi lingkungan pembelajaran. Saya pastikan cara ini sangat efektif sekali. Pengamatan saya menunjukkan daya konsentrasi dan ketenangan pemikiran siswa bertambah kuat ketika belajar di luar rumah/kamar.